AD (728x60)

Powered by Blogger.

(Tab Widget 3)

(Tab Widget 4)

Wednesday, August 20, 2014

Kimia Lingkungan: Udara dan Pencemaran Udara atau Air Pollution

Share & Comment
Gambar 1.1 Polusi udara

1.        Udara
1.1     Kondisi Udara yang Belum Tercemar
          Udara adalah benda yang berbentuk gas. Udara tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba, tetapi dapat dirasakan. Udara ada dimana-mana. Udara yang tidak tercemar merupakan udara yang sehat untuk di hirup, air tersebut tidak terkontaminasi oleh polutan yang merusak. Ciri-ciri udara bersih yaitu: tidak berwarna, tidak berbau, terasa segar dan ringan saat dihirup. Contoh udara yang belum tercemar adalah udara pegunungan, udara pantai, atau bisa juga lingkungan tempat tinggal yang  jauh dari polusi.


Gambar 1.2 Visualisasi udara bersih


1.2     Kandungan Zat Kimia pada Udara Belum Tercemar
            Udara mengandung sejumlah oksigen, merupakan komponen esensial bagi kehidupan, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya. Udara yang normal merupakan campuran gas-gas meliputi 78 % N2; 20 % O2; 0,93 % Ar ; 0,03 % CO2 dan sisanya terdiri dari neon (Ne), helium (He), metan (CH4) dan hidrogen (H2).
                  Giddings (1973) mengemukakan bahwa atmosfir pada keadaan bersih dan kering akan didominasi oleh 4 gas penyusun atmosfir, yaitu 78,09% N2; 20,95% O2; 0,93% Ar; dan 0,032% CO2; sedangkan gas-gas lainnya sangat kecil konsentrasinya. Komposisi udara kering , yaitu semua uap air telah dihilangkan dan relatif konstan.
                  Udara yang belum tercemar selain mengandung uap air, gas-gas innert juga mengandung aerosol yaitu campuran partikel-partikel padat dan cair yang sangat halus. Aerosol berupa partikel cair atau padat yang tersuspensi di dalam gas. Ukuran partikel aerosol antara 0,001 – 100 um. Partikel-partikel yang berdiameter kurang dari 2,5 um pada umumnya dianggap halus dan partikel yang berdiameter lebih besar dari 2,5 um dianggap kasar. Pada udara, selain gas juga terdapat aerosol yang terdiri dari partikel debu, abu, garam, dan asap.

1.3     Kadar dan Konsentrasi Zat Kimia
Konsentrasi zat kimia pada udara 78 % N2 (Nitrogen); 20 % O2 (Oksigen); 0,93 % Ar (Argon); 0,03 % CO2 dan sisanya terdiri dari neon (Ne), helium (He), metan (CH4) dan hidrogen (H2). Selain itu, terkandung pula uap air dan partikel lain seperti debu dan garam-garaman yang kita sebut aerosol. Aerosol berupa partikel cair atau padat yang tersuspensi di dalam gas. Ukuran partikel aerosol antara 0,001 – 100 um. Udara di permukaan bumi yang mengandung uap air disebut udara lembab, sedangkan jika tidak mengandung uap air disebut udara kering. 
1.4     Manfaat Udara dan Zat Kimia di dalamnya
Udara berguna bagi seluruh makhluk hidup untuk bernafas atau respirasi. Respirasi ini berguna dan menjadi bagian proses metabolisme dalam tubuh makhluk hidup yang akhirnya menimbulkan energi untuk dapat melakukan berbagai macam aktivitas kehidupan. Udara, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas adapula udara yang bergerak yaitu angin. Angin dapat menjadi pembangkit listrik tenaga angin, kincir angin untuk pertanian dan lain-lain.
Udara banyak mengandung zat-zat kimia seperti di atas. Unsur kandungan nitrogen dan oksigen adalah yang paling banyak yaitu mencapai 99,03%. Selebihnya dalam jumlah kecil adalah argon, karbondioksida, ozon, dan lain-lain. Unsur-unsur gas dalam udara sangat bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup. Nitrogen sangat bermanfaat bagi kehidupan karena dibutuhkan oleh tumbuhan yang berbintil-akar (seperti akar tanaman kedelai) dan beberapa jenis ganggang. Dalam bintil-bintil akar terdapat bakteri yang hidup bersimbiosis dengan tumbuhan inangnya. Bakteri itu akan menambat (menangkap) nitrogen bebas dari udara menjadi nitrat. Setelah menjadi nitrat, barulah diserap oleh tumbuhan untuk keperluan sintesis protein melalui proses metabolisme. Tumbuhan yang mengikat nitrit kaya akan protein dan tentu saja dibutuhkan untuk menenuhi protein nabati bagi manusia.
Manfaat oksigen sangat jelas yaitu untuk bernafas makhluk hidup yang bernafas dengan paru-paru termasuk manusia. Manfaat karbon dioksida adalah membantu proses fotosintesa tanaman yang berhijau daun untuk menghasilkan zat karbohidrat yang ditampung pada buah tanaman atau pada bagian tanaman lainnya (pada batang dan akar/umbi). Unsur ozon juga sangat bermanfaat. Menipisnya unsur ozon di atmosfer disebut kebocoran lapisan ozon. Lapisan ozon merupakan unsur udara pada ketinggian 15 – 35 km di atas permukaan bumi.

Uap air (H2O) merupakan salah satu unsur penting dalam atmosfer, yaitu dalam proses cuaca atau iklim yang dapat merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi dan deposisi. Neon berguna untuk mengisi lampu berwarna (lampu neon).

Terimakasih atas kunjungan Anda semoga artikel ini bermanfaat.Yuuk Follow twitter saya @devaraadhika_ untuk informasi lebih lanjut. Bye bye!
Tags: , , , , , , , ,

Ditulis oleh

Saya adalah siswa SMA, pelajar di kelas Akselerasi, seorang blogger, pemerhati lingkungan dan senang berbagi.

0 comments:

Post a Comment

 

Video Sobat

Kata Bijak

"Apakah jika pohon terakhir akan ditebang, dan mata air terakhir berhenti mengalir, baru saat itulah manusia sadar bahwa uang tidak dapat dimakan dan diminum. "

~Sobat Pertiwi, PIB~
"Earth provides enough to satisfy every man's needs, but not every man's greed. "

~Mahatma Gandhi~

Coretan Terbaru

Indonesia: Jaga, Cintai, Lestarikan!

Mengapa? Lingkungan alam Indonesia sedang mencapai masa kritis sekarang karena berbagai macam perusakan dan penghancuran karena ulah manusia. Maka, Sobat Pertiwi, mari kita menjaga, mencintai, melestarikan lingkungan alam dan buatan Indonesia sebaik mungkin !
Copyright © Deva Untuk Pertiwi | Designed by Someone